foto1
Visi RSUD Kardinah
foto1
Misi RSUD Kardinah
foto1
Raden Ajeng Kardinah
foto1
Pelayanan RSUD Kardinah
foto1
Peragaan Cuci Tangan

(0283) 356067
rsukardinahtegal@gmail.com
SMS: 081 393 50 8000



 Apa itu Gout/Asam Urat

  • Penyakit asam urat atau dalam dunia medis disebut penyakit gout/ penyakit pirai (arthritis pirai) adalah senyawa nitrogen yang dihasilkan dari proses katabolisme (pemecahan) purin baik dari diet maupun dari asam nukleat endogen (asam deoksiribonukleat DNA).
  • Asam urat sebagian besar dieksresi melalu ginjal dan hanya sebagian kecil melalui saluran cerna. Purin adalah zat alami yang merupakan salah satu kelompok struktur kimia pembentuk DNA dan RNA. Ada dua sumber utama purin, yaitu purin yang diproduksi sendiri oleh tubuh dan purin yang didapatkan dari asupan makanan.
  • Zat purin yang diproduksi oleh tubuh jumlahnya mencapai 85%. Untuk mencapai 100%, tubuh manusia hanya memerlukan asupan purin dari luar tubuh (makanan) sebesar 15%. Ketika asupan purin masuk kedalam tubuh melebihi 15%, akan terjadi penumpukan zat purin. Akibatnya, asam urat akan ikut menumpuk. Hal ini menimbulka risiko penyakit asam urat (Noviyanti, 2015).
  • Asam urat sebenarnya memiliki fungsi dalam tubuh, yaitu sebagai antioksidan dan bermanfaat dalam regenerasi sel. Setiap peremajaan sel, kita membutuhkan asam urat. Jika tubuh kekurangan asam urat sebagai antioksidan maka akan banyak oksidasi atau radikal bebas yang bisa membunuh sel-sel kita.
  • Metabolisme tubuh secara alami menghasilkan asam urat. Makanan yang dikonsumsi juga menghasilkan asam urat. Asam urat menjadi masalah ketika kadar di dalam tubuh melewati batas normal.
  • Biasanya kadar asam urat serum pada penderita gout lebih dari 6.5-7,0 mg/dl (Bennion, 1979). Kadar normal asam urat dalam darah adalah 2-5,6 mg/dL untuk perempuan dan 3-7,2 mg/dL untuk laki-laki.

 

Faktor Risiko

  • Genetik
  • Jenis kelamin è Lebih sering pada pria
  • Umur è pria dewasa > 40 thn
  • Status gizi è Overweight, Obesitas
  • Konsumsi alkohol è lebih dari 3 gelas/ hari
  • Konsumsi makanan tinggi purin
  • Dehidrasi

 

 Penyebab Gout/asam urat?

 

 

§  Pembentukan asam urat berlebihan (gout metabolik):

 

       1.Gout primer metabolic terjadi karena sintesa atau pembentukan asam urat yang berlebih.

 

       2.Gout sekunder metabolik terjadi karena pembentukan asam urat berlebihan karena penyakit. Seperti leukemia, terutama yang di obati dengan sitostatika, psoriasis, polisitemia vera, dan mielofibrosis.

 

§  Pengeluarah asam urat melalui ginjal kurang (gout renal):

 

       1. Gout renal primer terjadi karena gangguan eksresi asam urat di tubuli distal ginjal yang sehat.

 

       2.Gout renal sekunder disebabkan oleh ginjal yang rusak, misalnya pada glomerulonefritis kronik, kerusakan ginjal kronis (chronic renal failure).

 

§  Perombakan dalam usus yang berkurang, serangan gout akut secara mendadak, dapat dipicu oleh :

 

1.       Luka ringan

 

2.       Pembedahan

 

3.       Konsumsi alkohol dalam jumlah besar atau makanan yang kaya akan protein purin.

 

4.       Kelelahan.

 

5.       Penyakit dan sejumlah obat yang menghambat sekresi asam urat, seperti salisilat dosis kecil, hidroklorotiazid (diuretik), asam-asam keton hasil pemecahan lemak sebagai akibat dari terlalu banyak mengkonsumsi lemak.

 

Kurang lebih 20-30% penderita gout terjadi akibat kelainan sintesa purin dalam jumlah besar yang menyebabkan kelebihan asam urat dalam darah. Kurang dari 75% pederita gout terjadi akibat kelebihan produksi asam urat, tetapi pengeluarannya tidak sempurna (Bennion, 1979).

 

 Gejala Asam Urat

 

       Kadar asam urat darah yang tinggi dapat menyebabkan :

 

       kesemutan, pegal-pegal, linu-linu, persendian terasa kaku, nyeri sendi, rematik asam urat, sampai pada penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

 

       Rasa ngilu biasanya dirasakan di kaki kanan dan tangan kiri. Jika sudah menyerang tangan kiri, rasa ngilu itu akan terus merambat ke bahu dan leher

 

 

Prinsip Diet

  • Energi sesuai kebutuhan, jika Asupan energi rendah à asam urat serum tinggi à gangguan pengeluaran asam urat lewat urin.
  • Karbohidrat 65 75 % dari total kebutuhan.
  • KH kompleks meningkatkan pengeluaran asam urat { co ; oatmeal/gandum,beras merah,kentang,pisang,jagung,ubi jalar,alpukat,kedelai }
  • Rendah lemak
  • Lemak tinggi = hambat eksresi asam urat di urin
  • Protein cukup, yaitu : 1-1,2 gr/kg BB atau 10 15 %. Asupan Protein tinggi (>50 gr/hr) à intake purin tinggi
  • Batasi asupan purin 100 150 gr/hr
  • Konsumsi buah : semangka, melon, blewah, belimbing, jambu  air
  • Buah-buahan tinggi antioksidan juga diperlukan {co: kurma,kismis,blueberry,blackberry,strawberry,jeruk,anggur merah,cherry,manggis)
  • sayur: bayam, kembang kol à meningkatkan pembuangan asam urat
  • Konsumsi air putih 10 gelas sehari à meningkatkan pembuangan asam urat
  • Cukupi air putih dan susu skim. susu tanpa lemak, rendah lemak yogurt, produk susu, buah-buahan dapat mengurangi urat serum

 

Edukasi Gizi

  • Alkohol, daging sapi, ikan sarden, ikan teri, dan babi dapat memicu serangan gout
  • Berat badan mungkin membantu, tapi hindari puasa. Anjurkan pasien untuk menurunkan berat badan secara bertahap.
  • Diskusikan pentingnya konsumsi cairan yang cukup.

 

Contoh Menu Sehari

 

Pagi

Siang

Malam

Nasi

Telur dadar isi wortel dan tomat

Teh manis

 

Selingan jam 10.00

Semangka

Nasi

Ikan bakar saus kecap

Tempe bacem

Sayur sop

Buah jeruk

Nasi

Semur daging

Pepes tahu

Tumis sawi dan tomat

Buah pisang ambon

 

 

 

 

Pengunjung

226446
Hari IniHari Ini13
KemarinKemarin183
Minggu IniMinggu Ini2028
Bulan IniBulan Ini5048
SemuaSemua226446